Sungai yang Menemukan Lautnya Aku adalah sungai yang pernah mencoba menjadi danau untuk menenangkan badai dalam dirimu. Airku pernah kutahan, agar tak mengalir menjauh darimu, meski tiap tetesnya perlahan membusuk dalam diam. Aku takut, bahwa bila aku mengalir, kau akan tenggelam oleh kehilangan yang kau ciptakan sendiri. Namun kini aku mengerti sungai tak diciptakan untuk terperangkap. Ia harus mengalir, harus bertemu laut, harus menerima bahwa tidak semua yang kita tenangkan akan belajar untuk tenang bersama. Maka kuucapkan terima kasih, bukan untuk luka, tapi untuk pelajaran yang tumbuh dari luka itu. Dan aku pamit, bukan karena berhenti mencintaimu, tapi karena akhirnya aku mencintai diriku juga. Widhianto