Sungai yang Menemukan Lautnya
Aku adalah sungai
yang pernah mencoba menjadi danau
untuk menenangkan badai dalam dirimu.
Airku pernah kutahan,
agar tak mengalir menjauh darimu,
meski tiap tetesnya perlahan
membusuk dalam diam.
Aku takut,
bahwa bila aku mengalir,
kau akan tenggelam
oleh kehilangan yang kau ciptakan sendiri.
Namun kini aku mengerti
sungai tak diciptakan untuk terperangkap.
Ia harus mengalir,
harus bertemu laut,
harus menerima bahwa tidak semua yang kita tenangkan
akan belajar untuk tenang bersama.
Maka kuucapkan terima kasih,
bukan untuk luka,
tapi untuk pelajaran yang tumbuh dari luka itu.
Dan aku pamit,
bukan karena berhenti mencintaimu,
tapi karena akhirnya aku mencintai diriku juga.
Widhianto
Komentar
Posting Komentar