Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Filsafat Agama

ARGUMEN KETUHANAN ARGUMEN ONTOLOGIS DAN ARGUMEN KOSMOLOGIS (Telaah Buku Philosophy of Religion karya John H Hick)

  source: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhCllAtk8c1QzoC2Jt9ZetTDRXrNtrKpVU_l5ZnwmnSAfUugToyDHLEANLZJ3WdWvOYTdjxfHQMu8qoHMlmYsXSNMQd7lpuLdl5Xw4iUrtnULSp4sVVRd21lH5oN0eJTAy5Ftx5-4flpg/s1600/meta1. jpg A.     Argumen Ontologis Argumen Ontologis yang terkenal dalam filsafat ialah argumen dari Anselm/Ancelmus seorang pemikir dan teolog yang juga pernah menjadi Uskup Agung. Anselmus membedakan antara sesuatu, x, yang ada di pikiran saja dan yang ada di dalam kenyataan. Jika wujud paling sempurna yang bisa dibayangkan hanya ada di dalam pikiran, maka kita harus memiliki kontradiksi tentang kemungkinan untuk membayangkan makhluk yang lebih sempurna, yaitu, makhluk yang sama yang ada dalam kenyataan dan juga di pikiran. Oleh karena itu, makhluk yang paling sempurna yang dapat dibayangkan harus ada dalam kenyataan dan juga dalam pikiran. Rumusan Anselmus sendiri berasal atas potongan klasik dari penalaran filosofis yang ditemukan dalam b...

Teodisi : Kejahatan dan Kebaikan (Filsafat Agama)

Fallen Angel Alexandre Cabanel's paint Bagi banyak orang, lebih dari apa pun, kedalaman dan tingkat penderitaan manusia yang mengerikan, bersama dengan keegoisan dan keserakahan yang menghasilkan begitu banyak hal ini, yang membuat gagasan tentang Pencipta yang pengasih tampak tidak masuk akal dan mengarahkan mereka ke salah satu tujuan. berbagai teori naturalistik agama. Daripada mencoba untuk mendefinisikan "kejahatan" dalam kerangka beberapa teori teologis (misalnya, sebagai "yang bertentangan dengan kehendak Tuhan"), tampaknya lebih baik untuk mendefinisikannya secara pura-pura, dengan menunjukkan apa yang dimaksud oleh kata tersebut. Itu merujuk pada rasa sakit fisik, penderitaan mental, dan kejahatan moral. Yang terakhir adalah salah satu penyebab dari dua yang pertama, karena rasa sakit manusia yang sangat besar muncul dari ketidakmanusiawian manusia. Rasa sakit ini termasuk bencana besar seperti kemiskinan, penindasan dan penganiayaan, perang, dan semua ...

OTORITAS INTELEKTUAL DAN MORAL HARUN NASUTION UNTUK PEMIKIRAN ISLAM YANG KEBAHARUAN.

(source: republika.co.id) Prof. Dr. Harun Nasution merupakan seorang filsuf dan pemikir Islam yang dikenal memiliki kecerdasan intelektual dan sudah diakui yang lahir di Pematangsiantar, Sumatra Utara, 23 September 1919 dan wafat di Jakarta tanggal 18 September 1998. Harun Nasution pernah menjabat sebagai rektor IAIN Syarif Hidayatullah-sekarang UIN Syarif Hidayatullah. Prof. Dr. Said Agil Husin al Munawar, MA (2001 : X) pernah menuliskan tentang Harun Nasution bahwa beliau sangat berjasa bagi pengembangan program pascasarjana IAIN di Indonesia. Perbedaan pendapat dalam Islam adalah hal yang tidak asing dan memang sudah ada sejak wafatnya Nabi Muhammad SAW. yang terus berkembang hingga hari ini. Umat Islam selalu sibuk dengan perdebatan akan perbedaan pendapat antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain sehingga melupakan apa yang sebenarnya mereka debatkan, apakah benar atau salah. Lalu bagaimana pemahaman terkait Islam yang...